Sabtu , November 17 2018
Home / Investasi / Setting Bollinger Band Untuk Scalping Trading
Robot Trading Bitcoin

Setting Bollinger Band Untuk Scalping Trading

Trading tidak hanya membutuhkan biaya, tetapi juga dibutuhkan keahlian dalam menganalisa pergerakan aset. Indikator-indikator yang tersedia saat ini telah banyak membantu trader forex, saham, dan cryptocurrency. Tools ini dianggap sangat membantu, terlebih disituasi oversold dan overbought. Tentunya hal ini tidak terlepas dari setting bollinger band untuk scalping trading Anda.

Semua pengaturan yang Anda masukkan kedalam sebuah formula trading akan berdampak pada nilai jual dan beli. Indikator Bollinger Band (BB) bukan sebuah mainan, karena disini kita mempertaruhkan aset. Sama seperti berdagang dipasar, kualitas yang Anda jual akan menentukan barang dibeli atau tidak.

Begitu juga dengan perdagangan digital, terutama cryptocurrency. Orang tidak akan membeli jika kripto yang dijual termasuk abal-abal dan tak jelas. Lebih baik membeli 10 cryptocurrency papan atas yang pasti mengahsilkan profit. Saat ini, kripto sudah bisa diperjual belikan dengan mata uang fiat, termasuk IDR untuk Indonesia. Dan pertukaran fiat USD bisa ditemukan di bursa Bittrex untuk pengguna seluruh dunia.

Setting Bollinger Band

Bagaimana setting bollinger band untuk scalping trading? Dalam pembahasan sebelumnya, indikator BB telah dijelaskan secara singkat. Dimana dalam penggunaannya sangat disarankan agar ditambahkan dengan indikator lain. Ketika 2 atau 3 formula disatukan, target beli dan jual justru lebih mumpuni dibandingkan menerapkan satu indikator.

Baca juga: Rahasia Bollinger Band, Indikator Trading Ampuh

Indikator apa saja yang bisa disandingkan dengan bollinger band? Ada banyak saran yang diajukan praktisi, khususnya untuk pemula bisa mencoba untuk menambahkan Relatives Strange Index (RSI). Dalam hal ini, bollinger band akan menunjukkan titik terendah untuk beli. Tetapi dengan syarat bahwa aset akan dibeli jika memenuhi syarat terendah RSI.

Setting Bollinger Band Untuk Scalping Trading

Artinya, kedua indikator harus mendukung nilai terendah, jika tidak maka pembelian aset dibatalkan. Tehnik ini akan membantu kekuatan aset, terutama dalam hal membeli. Sementara untuk menjual aset bisa berdasarkan 1 indikator, yaitu bollinger band. Setting bollinger band untuk scalping trading cryptocurrency bisa menggunakan candle size 5 menit dengan nilai berikut:

Bollinger Band (BB)
Bollinger Bands Period: 20
Bollinger Bands Deviation upper/lower band: 2
Bollinger Bands MA-type: T3

Relatives Strange index (RSI)
RSI Period: 14
RSI Oversold threshold: 25 
RSI Overbought threshold: 70 

RSI Oversold threshold 25 berguna untuk menentukan nilai terendah pembelian aset. Secara default untuk candle size 5 menit, oversold umumnya dimasukkan 30. Sementara RSI Overbought threshold secara default 70 untuk candle size 5 menit, berfungsi untuk menjual aset. Beberapa orang menambahkan rentang hingga 75 untuk mendapatkan profit lebih tinggi.

Baca juga: Cara Membuat Bot Trading Bitcoin, Instalasi Gekko Gratis

Setting bollinger band untuk scalping trading menggunakan Bollinger Bands MA-type T3. Indikator ini berguna untuk mendeteksi berbagai ciri dan pola pergerakan harga yang tidak terlihat secara kasat mata. Sehingga trader bisa mengasumsikan pergerakan harga selanjutnya dan menyesuaikan strategi sendiri.