Sabtu , November 17 2018
Home / Investasi / Perbedaan Reksadana Dan ETF, Exchange Traded Fund
Perbedaan Reksadana Dan ETF

Perbedaan Reksadana Dan ETF, Exchange Traded Fund

Dalam mengenal investasi, beberapa orang terkadang massih bingung tentang reksadana dan ETF (Exchange Traded Fund). Perbedaan reksadana dan ETF sekilas tidak begitu tampak, tetapi jika diperhatikan maka ETF akan menjadi pilihan tepat berinvestasi. Saat ini, ada banyak pilihan ETF di Indonesia, investor tinggal mencermati dan memilih sesuai dengan target yang diinginkan.

Untuk memahami perbedaan keduanya, ada baiknya mengetahui maksud dari masing-masing jenis investasi. ETF masih terbilang baru di Indonesia, tetapi pertumbuhannya cukup signifikan. Sementara reksadana telah lama bergulir dan masih tetap dijalankan hingga saat ini. Saat ini, investor bukan hanya dari kalangan orang-orang yang berkantong tebal. Bahkan karyawan swasta pun sudah mulai menabung saham untuk masa depan.

Baca juga: Apa itu ETF?

Perbedaan Reksadana Dan ETF

Perbedaan reksadana dan ETF, dimana keduanya merupakan produk keuangan yang menyatukan sekuritas beragam didalamnya. ETF adalah instrumen investasi pasif, sementara reksadana tergantung pada manajemen pengelola investasi dengan biaya tertentu. ETF diperdagangkan sepanjang hari dan mengalami perubahan harga. ETF tidak memiliki Net Asset Value (NAV), tidak seperti reksadana yang bisa dihitung sekali ketika pasar berakhir.

Kebanyakan ETF melacak indeks tertentu dan meniru kinerja aset didalamnya. Perdagangan ETF memiliki biaya operasi yang lebih rendah dibandingkan dengan reksadana. Dan ETF tidak mempunyai nilai minimum investasi atau beban penjualan. Saham ETF yang dipasarkan diatur melalui mekanisme penciptaan dan penebusan.

Baca juga: Perbedaan ETF Dan ETN

Dalam perdagangan reksadana, perhitungan NAV atau nilai aset bersih pada akhir perdagangan. Reksa dana indeks mengacu pada pengelolaan sehingga bergerak pasif dibandingkan reksa dana konvensional. Manajer investasi melakukannya dengan bantuan kolom untuk meletakkan dana investor. Biaya pengelolaan manajer investasi reksa dana indeks lebih murah.

Secara garis besar, antara ETF dan reksadana indeks menghapus risiko manajer investasi yang bisa saja membuat kesalahan dan kehilangan patokan indeks. ETF mempunyai rasio biaya rendah dibandingkan dengan reksadana yang dikelola secara aktif. ETF diperdagangkan seperti saham, dapat dibeli dan dijual sepanjang hari di bursa saham. Jadi, untuk bertransaksi ETF harus terdaftar sebagai nasabah sekuritas.

Baca juga: Cara Memilih Broker Saham, Sekuritas Atau Pialang Terbaik

Nah, perbedaan reksadana dan ETF diatas sudah bisa menjadi acuan. Investasi mana yang paling sesuai bagi Anda, dan mulailah menganalisa untuk mendapatkan keuntungan maksimal.