Sabtu , November 17 2018
Home / Tokoh / Nick Szabo, Pencetus Konsep Smart Contract Dan Bit Gold
Nick Szabo

Nick Szabo, Pencetus Konsep Smart Contract Dan Bit Gold

Dunia kripto pastinya tidak asing denga nama Nick Szabo, seorang ilmuwan komputer sekaligus sarjana hukum. Dia juga kriptografer yang dikenal karena penelitiannya dalam smart contract dan mata uang digital. Karena ide dan hipotesisnya ini, Szabo diduga sebagai figur Satoshi Nakamoto, walaupun itu dibantahnya.

Szabo lulus dari University of Washington pada tahun 1989 dengan gelar bidang ilmu komputer. Dia mendapat gelar JD dari George Washington University Law School, dan memegang jabatan Profesor kehormatan di Universidad Francisco Marroquín.

Hipotesis Nick Szabo

Konsep smart contract pada awalnya dikembangkan oleh Szabo. Metode ini bertujuan untuk mempraktikkan revolusi tinggi dari hukum kontrak. Dan untuk merancang protokol perdagangan elektronik di internet. Smart contract atau kontrak pintar saat ini telah dugunakan sebagai fitur utama cryptocurrency dan bahasa pemrograman E (Object-Oriented Programming).

Baca juga: Gavin Andresen, Pemimpin Pengembang Bitcoin Core Pertama

Menurutnya, granularitas minimum pembayaran mikro ditentukan oleh biaya transaksi mental. Sebagian besar mata uang digital memecahkan masalah dengan melepaskan beberapa kontrol ke otoritas pusat. Sistem ini melacak setiap saldo akun, sehingga tidak bisa diterima Szabo.

Pada tahun 1998, Szabo merancang mekanisme mata uang digital terdesentralisasi yang disebutnya Bit Gold. Bit Gold tidak pernah di implementasikan, tetapi telah disebut sebagai prekursor langsung ke arsitektur Bitcoin. Dalam struktur ini, seorang peserta akan mendedikasikan kekuatan komputer untuk memecahkan teka-teki kriptografi.

Baca juga: Hal Finney, Penerima Bitcoin Pertama

Dalam jaringan Bit Gold, teka-teki yang dipecahkan akan dikirim ke registri publik yang toleran terhadap kesalahan Bizantium, dan ditugaskan ke key publik dari si pemecah. Setiap solusi akan menjadi bagian dari tantangan berikutnya, sehingga menciptakan rantai properti baru yang terus berkembang.

Metode ini menyediakan cara baru dalam jaringan untuk memverifikasi dan memberi cap waktu. Tentunya pada koin baru yang akan dicetak, kecuali mayoritas pihak setuju untuk menerima solusi baru. Maka tidak bisa dimulai pada teka-teki berikutnya. Sistem ini akan menangani dan memecahkan permasalahan utama, yaitu pengeluaran ganda.

Baca juga: Misteri Satoshi Nakamoto, Identitas Sosok Penemu Bitcoin

Nick Szabo sempat diduga sebagai figur asli Satoshi Nakamoto. Nathaniel Popper pernah menulis di The New York Times. Disebutkan bahwa bukti yang paling meyakinkan Nakamoto menunjuk pada seorang pria keturunan Hongaria bernama Nick Szabo.

Pada tahun 2008, sebelum rilis bitcoin, Szabo juga pernah menulis komentar di blognya tentang maksudnya untuk membuat versi live dari mata uang hipotetisnya itu. tetapi semua dugaan itu disangkal oleh Szabo, tidak ada bukti kuat bahwa Satoshi Nakamoto adalah dirinya.