Home / Kripto / Nasib Penambang Bitcoin Dirugikan Sejak Harga Merosot
Nasib Penambang Bitcoin

Nasib Penambang Bitcoin Dirugikan Sejak Harga Merosot

Dalam sebulan terakhir, banyak berita yang menyebutkan penambang bitcoin (BTC) angkat tangan. Hal ini disebabkan karena harga jual dan biaya operasional yang tinggi, membuat penambang tutup sementara. Tampaknya nasib penambang bitcoin sangat dirugikan sejak harga bitcoin berada di level 3000 dolar AS.

Baru-baru ini dilaporkan penambang Cina menjual perangkat chip mereka. Pergerakan harga bitcoin terus merosot, membuat pemegang BTC ramai-ramai menjual aset mereka untuk menghindari resiko kerugian besar. Ini tidak hanya terjadi di Cina, tetapi hampir diseluruh dunia mulai mengkhawatirkan Bear market yang tampaknya sulit dihentikan.

Nasib Penambang Bitcoin 2018-2019

Para penambang yang membeli perangkat di akhir tahun 2017 memang tidak dirugikan. Dalam dua bulan pertama mereka menghasilkan profit lebih banyak dibandingkan 3 tahun terakhir sebelumnya. Harga diakhir tahun 2017 sempat mencapai lebih dari 18000 dolar AS. Ketika itu penambang bisa mengembalikan modal dalam waktu singkat.

Sampai kapan penambang menghentikan operasional mereka? Beberapa praktisi menyebutkan bahwa harga jual bitcoin (BTC) diperkirakan akan menyentuh kurang dari 3000 dolar AS diakhir tahun 2018. Penurunan harga bisa saja terus berlanjut apabila kepercayaan publik mulai menghilang untuk berinvestasi di cryptocurrency.

Walaupun media telah menginformasikan bahwa diawal tahun 2019 akan ada pencerahan pasar. seperti dibukanya perdagangan BAKKT dan rencana ETF Bitcoin, hal ini belum tentu menjamin harga kripto mengulang sejarah 2017. Sementara badan usaha lain mulai menerapkan cara lain untuk mempertahankan nilai altcoin. Misalnya penukaran BNB untuk booking hotel, peluncuran kartu ATM, sehingga kripto jauh lebih bernilai diluar exchanger.

Ada beberapa penambang yang ingin menjual perangkat model lama. Diantaranya Antminer S7, Antminer T9, dan Avalon A741. Karena perangkat ini dianggap telah mengembalikan inevstasi awal dan telah menguntungkan sepanjang tahun 2018. Kebutuhan listrik yang tinggi telah memaksa penambang untuk mengambil langkan singkat, menjual chip SHA-256 dan kartu grafis kepada gamers.

Nasib penambang bitcoin diakhir tahun 2018 dan awal 2019 tampaknya masih belum menemukan titik terang. Jika terus berlanjut, kompetisi penambang berkurang atau tingkat kesulitan menurun. Disamping itu, munculnya dua kripto yang sama, BCHABC dan BCHSV telah memecahkan kelompok penambang yang tadinya hanya menambang BCH. Berebut penambang diantara bear market, tampaknya akan berlangsung hingga tahun depan.