Sabtu , November 17 2018
Home / Tokoh / Charlie Lee, Keluar Dari Google Dan Mendirikan Litecoin
Charlie Lee

Charlie Lee, Keluar Dari Google Dan Mendirikan Litecoin

Nama Charlie Lee mungkin sudah tidak assing lagi dikalangan trader dan miner cryptocurrency. Nama asli pria ini dikenal sebagai Charles Lee, seorang ilmuwan komputer yang terkenal karena menciptakan Litecoin. Sekaligus sebagai ketua dan direktur pengelola Litecoin Foundation. Dia juga pernah bergabung di Coinbase pada Juli 2013.

Lee adalah seoarang pria kelahiran Ivory Coast yang kemudian pindah ke Amerika Serikat pada usia 13 tahun. Dia lulus dari Massachusetts Institute of Technology dengan gelar sarjana dan master dalam ilmu komputer pada tahun 2000.

Siapakah Charlie Lee?

Bobby Lee, saudara laki-laki Lee merupakan pendiri cryptocurrency exchange BTCC China. Dia juga pernah bergabung di Google pada tahun 2000an, termasuk menulis kode Chrome OS dan YouTube mobile. Pada tahun 2011, Lee tertarik dengan perkembangan cryptocurrency Bitcoin saat membaca artikel di Silk Road. Dia juga berhubungan dengan Mike Hearn, seorang pengembang yang membuat software klien bitcoin core.

Berkembangnya pengadopsi awal bitcoin, Lee mulai bereksperimen dengan penambangan kripto. Proyek cryptocurrency pertama Lee disebut Fairbix, yang dikembangkan pada September 2011. Koin ini meniru bitcoin, mata uang digital yang menggunakan sebagian besar kode sumber Tenebrix. Proyek Fairbrix tidak berhasil karena masalah pre-mined dan bug perangkat lunak yang rentan terhadap serangan 51 persen.

Baca juga: Nick Szabo, Pencetus Konsep Smart Contract Dan Bit Gold

Lee kemudian mengadopsi protokol proof of work Fairbix untuk Litecoin. Pada bulan Oktober 2011, Lee merilis Litecoin di Bitcointalk, dimana koin ini diciptakan untuk mengisi waktu luang saat bekerja di Google. Pada saat itu, Charlie Lee merilis Litecoin ke publik setelah menambang 150 koin. LTC diciptakan bukan untuk bersaing dengan Bitcoin, tetapi akan digunakan untuk transaksi yang lebih kecil.

Hingga hari ini, LTC merupakan koin yang nilainya tidak melonjak secara signifikan. Setelah peluncuran Litecoin selama beberapa bulan, pada Juli 2013 Lee keluar dari Google dan bekerja di Coinbase. Dan perlu diingat, saat itu Coinbase sama sekali belum melisting LTC di exchange ini.

Baca juga: Vitalik Buterin, Co-Founder Ethereum Dan Bitcoin Magazine

Pada bulan Desember 2017, Lee sempat menyatakan bahwa dia menjual hampir semua kepemilikan Litecoin karena konflik kepentingan. Atas tindakan ini, dia sempat di kritik melalui Twitter karena kemungkinan memiliki efek pada harga LTC. Kemudian pada bulan Mei 2018, Lee mengungkapkan melalui Twitter bahwa dia akan meninggalkan proyek Litecoin dalam waktu dekat. Hal ini untuk memastikan desentralisasi seutuhnya dari mata uang kripto Litecoin.