Kamis , November 15 2018
Home / Mining / Cara Mining Ethereum Classic (ETC) Paling Mudah
Cara Mining Ethereum Classic

Cara Mining Ethereum Classic (ETC) Paling Mudah

Ethereum Classic (ETC) mungkin tidak begitu dipandang sebagian besar investor. Salah satu penyebabnya karena harganya ‘seperti’ sulit mendapatkan pasar lebih besar dibandingkan dengan Ether (ETH) yang menawarkan DApps. Tetapi dari segi pembuatan, cara mining Ethereum Classic (ETC) sama seperti Ether (ETH) yang mendukung penambang GPU.

Pada Mei 2016, DAO yang membangun Ethereum dengan dana sekitar 168 juta dolar untuk sebuah proyek yang menggunakan kontrak cerdas. Pada bulan Juni sekitar 3,6 juta Ether dicuri dari akun DAO. Pemungutan suara dilakukan pada Juli 2016 dan memutuskan untuk menerapkan hardfork kode Ethereum dan untuk mengambil kembali Ether yang hilang kepada pemiliknya. Awal mula Ethereum Classic terjadi disini, dimana beberapa anggota komunitas Ethereum menolak hardfork dengan alasan bahwa blockchain tidak dapat diubah. Keputusan ini kemudian menciptakan dua kripto, yaitu ETH dan ETC merupakan versi Ethereum yang asli.

Baca juga: Apa Itu Proof of Burn (POB)? Begini Penjelasannya

Ethereum Classic merupakan platform terdistribusi berbasis open source yang menaawarkan smart contract didalamnya. Dengan sistem Ethereum Virtual Machine (EVM) mampu mengeksekusi skrip menggunakan jaringan Node publik. Token Ether klasik diperdagangkan pada bursa cryptocurrency dengan simbol ETC untuk membedakannya dengan ETH. Dalam jaringan ini memberlakukan Gas, yaitu mekanisme penetapan harga transaksi internal. Gas digunakan untuk mencegah spam di jaringan dan mengalokasikannya sebagai insentif kepada penambang dan pengembang.

Cara Mining Ethereum Classic

Bagaimana cara mining Ethereum Classic (ETC) sekaligus mendukung desentralisasi? Ada banyak pool mining yang bisa digunakan untuk mendapatkan insentif dan penambangan lebih cepat dibandingkan solo mining. Berikut beberapa langkah praktis yang bisa dipilih untuk menambang Ethereum Classic:

1. Periksa Spesifikasi Komputer

Sebelum memulai menambang, sebaiknya periksa lebih dahulu spesifikasi komputer Anda. Standar mining yang menghasilkan dan tidak merugikan, sediakan 3 kartu grafis 8 GB AMD/NVIDIA. Spesifikasi ini sudah cukup untuk menutupi biaya operasional dan keuntungannya bisa diambil setiap bulan. Spesifikasi minimum GPU saat ini up 4 GB RAM untuk penambangan koin ETC.

Baca juga: Cara Mining Electroneum Di Laptop, GPU Dan CPU Windows

2. Bergabung Kedalam Mining Pool

Penambangan Ethereum harus bergabung kedalam mining pool yang telah disediakan. Pastikan bahwa pool ini dipercaya sehingga hasil penambangan Anda tidak dibawa kabur nantinya. Pool yang dipercaya diantaranya adalah Nanopool dan Minergate. Pilih salah satunya, dan konsisten tetap di pool tersebut. Jadi, sebelum memulainya, sebaiknya cermati dan tetapkan pilihan Anda.

3. Unduh Software Mining

Umumnya mining pool telah merekomendasikan software untuk menambang, ini bisa dilihat pada halaman rujukan masing-masing pool. Bisa juga menggunakan Claymore yang dirilis di Github. Sementara untuk Minergate mempunyai software sendiri untuk pool mereka.

Baca juga: Cara Menggunakan Minergate Di PC, Laptop, Ponsel Android

Untuk pemula, sebaiknya menggunakan aplikasi Minergate yang telah dirancang untuk penggunanya. Anda tidak perlu bingung cara mining Ethereum Classic karena tidak ada setting tambahan di aplikasi ini. Cukup memasukkan username dan password, kemudian pilih koin yang akan ditembang. Minimum withdraw dan pool fee juga termasuk rendah, bersaing dengan mining pool yang lain. Yang belum mendaftar, bisa langsung ke website Minergate.