Sabtu , November 17 2018
Home / Tokoh / Brian Armstrong Dan Fred Ehrsam, Pendiri Coinbase
Brian Armstrong, Fred Ehrsam

Brian Armstrong Dan Fred Ehrsam, Pendiri Coinbase

Sederetan orang-orang yang berpengaruh di dunia cryptocurrency sangat mempengaruhi maraknya blockchain. Salah satunya adalah Brian Armstrong dan Fred Ehrsam, orang-orang paling berpengaruh di industri cryptocurrency yang menjabat sebagai CEO Coinbase. Mereka termasuk pendukung penerapan teknologi Bitcoin dan mendidik mellaui seminar ataupun konferensi.

Brian dan Ehrsam dibantu oleh Charlie Lee dan anggota awal pendiri Coinbase, hingga mencapai puncaknya sebagai salah satu bursa kripto populer didunia. Awal karirnya pernah bekerja sebagai enginer dan konsultan di Deloitte, Touche, Airbnb, dan IBM. Dia aktif mengembangkan teknologi dan berpartisipasi untuk menemukan solusi industri IT.

Mengenal Brian Armstrong Dan Fred Ehrsam

Brian Armstrong, pria kelahiran 25 Januari 1983 yang dibesarkan di San Jose, California. Sejak menduduki sekolah menengah sudah belajar pemrograman Java, CSS, dan minatnya tampak tinggi mendalami ilmu komputer. Pekerjaan sampingan pertama waktu itu adalah merancang situs web untuk bisnis skala kecil yang membuka kantor di garasi tetangganya.

Dalam menjalani pendidikan komputer, tahun 2001 Brian belajar di The Rice University Texas. Selama kuliah, dia magang selama 4 bulan di IBM San Jose yang menangani program berbasis Java untuk Network Attached Storage. Kemudian bekerja di Deloitte dan Touche sebagai Konsultan Manajemen Risiko Perusahaan. Program master diselesaikan pada tahun 2006. Setelah selesai kuliah, Brian berada di Buenos Aires, Argentina selama setahun.

Pada bulan Juni 2003, Brian mendirikan UniversityTutor.com bersama John Nelson. Situs ini memberikan tutorial dan membimbing untuk membuat perusahaan, dan menawarkan layanan kepada klien. Selama 8 tahun di menjadi CEO di website ini hingga Mei 2012. Selain itu, dia juga bekerja di Airbnb sebagai Software Engineer sejak Mei 2011.

Dan bagaimana dengan Fred Ehrsam, siapakah pria ini? Fred Ehrsam adalah seorang pengusaha Amerika yang ikut mendirikan perusahaan Coinbase. Tahun 2006, Ehrsam lulus dari Concord-Carlisle High School, Massachusetts. Tahun 2010, dia lulus Universitas Duke mendapatkan gelar B.S. bidang Ilmu Komputer dan Ekonomi.

Setelah lulus, Ehrsam bekerja di Goldman Sachs, kemudian di BlackRock sebagai seorang analis portofolio. Sejak tahun 2012 hingga 2017, Ehrsam menjabat sebagai presiden perusahaan Coinbase. Pada akhir tahun 2017, Ehrsam mengalihkan kegiatannya sehari-hari di Coinbase dan fokus membangun aplikasi berbasis blockchain, termasuk Tezos.

Brian Dan Ehrsam Membangun Coinbase

Pada Juni 2012, Brian keluar dari Airbnb dan mulai mendirikan Coinbase. Inilah karir pertama di dunia blockchain, dimana startup pada waktu itu masing sangat sedikit. Dia dibantu oleh Fred Ehrsam, dimana pada saat itu untuk menggunakan Bitcoin sehari-hari hampir tidak mungkin. Kemudian mereka mendaftarkan startup Coinbase di Y Combinator Startup Incubator Program. Program ini membuka peluang investor berinvestasi di proyek mereka. Startup pesaing Coinbase saat itu diantaranya adalah Dropbox, Airbnb, Reddit, dan Weebly.

Coinbase resmi diluncurkan pada bulan Oktober 2012, saat itu layanan penjualan bitcoin melalui transfer bank. Charlie Lee, sebagai orang ketiga yang bekerja di Coinbase setelah meninggalkan pekerjaan sebelumnya di Google. Jabatannya saat itu sebagai Direktur Teknik hingga Juni 2017, Lee keluar dari Coinbase.

Baca juga: Charlie Lee, Keluar Dari Google Dan Mendirikan Litecoin

Coinbase telah memiliki investor terkemuka dan pemodal ventura selama bertahun-tahun. Brian dan Fred mengembangkan Coinbase dalam waktu singkat. Pada tahun 2013, Coinbase berhasil mendapatkan investasi 5 juta dolar dari Union Square Ventures (USV). Desember 2013, USV bekerja sama dengan Ribbit Capital dan Andreessen Horowitz, total investasi mencapai 25 juta dolar AS.

Baca juga: Roger Keith Ver, Pengusaha Fintech Pendiri Bitcoin Cash

Hingga pada Januari 2015, Coinbase mencapai puncaknya menjadi crypto exchange pertama yang menerima investasi dari lembaga keuangan besar. Diantaranya adalah The New York Stock Exchange (NYSE), beberapa bank dan Draper Fisher Jurvetson. Perusahan ini menginvestasikan dana 75 juta dolar ke Coinbase. Perkembangan Coinbase terus meningkat dan semakin populer ditangan tim Brian Armstrong.