Sabtu , November 17 2018
Home / Kripto / Apa Yang Dimaksud Smart Contract, Dan Apa Manfaatnya?
Apa Yang Dimaksud Smart Contract

Apa Yang Dimaksud Smart Contract, Dan Apa Manfaatnya?

Pemula yang baru mengenal cryptocurrency pasti merasa bingung dengan beberapa istilah asing. Salah satunya adalah smart contract (kontrak cerdas), yang biasanya digunakan dalam beberapa proyek ICO. Mengapa banyak aplikasi yang mulai terintegrasi dengan blockchain? Sebenarnya, apa yang dimaksud Smart Contract?

Dengan adanya blockchain, sistem ini membantu untuk mengurangi kecurangan satu pihak dan transparansi data. Dibandingkan dengan sistem tyang ada saat ini, transaksi bisa dilakukan jauh lebih cepat, lebih murah, dan lebih aman. Sehingga kini semakin banyak industri IT yang mulai beralih sistem yang dianggap lebih menjanjikan.

Bagaimana awalnya kripto dikenal dunia? Seorang kriptografer tahun 1994 bernama Nick Szabo telah menemukan ledger terdesentralisasi. Sistem ini kemudian mendorong kemajuan blockchain untuk mengadopsi kontrak cerdas. Lalu, apa yang dimaksud smart contract atau kontrak cerdas?

Apa Yang Dimaksud Smart Contract?

Penjelasan singkatnya begini, sebuah kontrak dikonversi menjadi kode yang kemudian disimpan dan direplika pada sistem. Semua kegiatan ini diawasi melalui jaringan blockchain hingga bisa digunakan untuk mentransfer dan menerima layanan. Kontrak cerdas ini bisa saja diaplikasikan untuk membantu transaksi keuangan, properti, saham. Bahkan apa saja yang berharga, tetapi seluruh data bisa diakses secara transparan.

Kontrak cerdas bisa menetapkan aturan diawal penyusunan perjanjian, sama seperti perjanjian kontrak didunia nyata. Seluruh aturan dituangkan kedalam kode program dan dijalankan pada titik tertentu. Smart contract akan memvalidasi kondisi dan menentukan langkah apa yang harus dilakukan. Semuanya dikerjakan secara otomatis sesuai dengan isi kontrak yang telah disetujui.

Dalam proses tersebut, buku besar terdesentralisasi akan menyimpan dan mereplika dokumen. Sistem ini akan memberikan keamanan dan kekekalan seperti yang dituangkan kedalam kontrak. Dengan cara ini, semua transaksi tidak bisa di negosiasi atau dibatalkan, semuanya berjalan otomatis dan kekal.

Adapun manfaat smart contract bisa membantu untuk industri yang ingin memperkuat sistem keuangan. Bahkan untuk semua bidang usaha termasuk asuransi, proses hukum, pemerintahan, pemungutan suara untuk mengantisipasi kecurangan, dll. Sistem akan berjalan sesuai dengan kesepakatan yang ditentukan.

Blockchain menyediakan buku besar sebagai sumber terpercaya, sehingga tidak ada lagi permasalahan dalam komunikasi dan alur kerja. Sistem ini dibangun dengan keakuratan, transparansi, dan otomatis. Kontrak cerdas akan mengotomatiskan segala sesuatu, tidak hanya untuk pembayaran.

Baca juga: Apa Itu Blockchain?

Seperti dalam sistem kendaraan self-autonomous atau self-parking. Smart contract akan berperan seperti ‘Oracle’ yang dapat mendeteksi ‘siapa yang salah’ dalam kecelakaan. Blockchain yang dilengkapi dengan smart contract bisa menciptakan teknolog robotic lebih berkembang.

Baca juga: Sistem Dan Cara Kerja Blockchain

Apa yang dimaksud smart contract diatas tidak terlepas dari blockchain. Dimana blockchain merupakan kenderaan yang harus dimiliki setiap smart contract. Ethereum adalah blockchain yang paling banyak digunakan untuk menjalankan Smart Contract. Blockchain lain yang mendukung smart contract adalah NXT, Achain, Cardano, EOS, dan masih banyak blockchain baru mengusung ide yang sama.