Sabtu , November 17 2018
Home / Investasi / Apa Itu Capital Gain Dan Capital Loss?
Apa Itu Capital Gain, Aplikasi Signal Bitcoin Dan Altcoin

Apa Itu Capital Gain Dan Capital Loss?

Mungkin Anda pernah mendengar istilah capital gain, tetapi masih belum memahami maksud sebenarnya. Dalam perdagangan saham, ada beberapa poin penting yang harus dipelajari oleh investor. Salah satunya adalah capital gain dan capital loss, dimana nilai ini bisa menentukan sebuah saham berkembang atau tidak. Apa itu capital gain, pengertian dan definisi capital loss sebenarnya?

Realisasi keuntungan dan kerugian investasi terjadi ketika aset dijual. Diantara pemicu kerugian karena pajak, perusahaan kurang promosi dan kurang memiliki sumber daya yang mapan. Keuntungan dan kerugian yang belum terealisasi mencerminkan peningkatan atau penurunan nilai investasi. Masalah untung rugi dalam investasi saham adalah hal yang biasa. Tetapi investor setidaknya mampu menganalisa, apakah saham yang akan dibeli bisa menghasilkan profit?

Apa itu Capital Gain?

Capital gain adalah kenaikan nilai aset modal atau investasi yang berdampak pada nilai jual yang lebih tinggi. Keuntungan ini mungkin saja diperoleh dalam jangka pendek kurang dari setahun, atau dalam jangka panjang bisa mencapai lebih dari setahun. Capital gain berkaitan dengan saham dan dana karena volatilitas harga yang melekat. Keuntungan diperoleh ketika sekuritas dijual dengan harga lebih tinggi daripada harga pembelian.

Baca juga: Apa Itu Dividen, Dan Pengertian Dividen Yield?

Contoh kasus, apabila kita membeli saham tiga bulan yang lalu sebesar 1000 perlembar. Kemudian menjualnya hari ini seharga 1700 perlembar. Maka selisih yang diperoleh adalah 750 perlembar, nilai ini merupakan keuntungan modal atau kenaikan harga penjualan saham. Keuntungan penjualan ini disebut capital gain yang diperoleh dari penjualan saham (good fund).

Apa itu Capital Loss?

Capital loss adalah penurunan nilai aset modal atau investasi yang berdampak pada nilai jual yang lebih rendah. Ini merupakan kebalikan dari capital gain, dan bisa saja terjadi kapanpun. Situasi ini sering terjadi dalam jangka waktu pendek, terlebih harga perhari yang selalu turun naik di pasar saham. Kerugian sekuritas terjadi apabila harga lebih rendah dari harga pembelian.

Baca juga: Jenis Saham Menurut Para Ahli Secara Umum

Dari penjelasan ini, setidaknya kita sudah bisa memahami ‘apa itu capital gain dan capital loss’. Kebanyakan orang sering salah paham bahwa membeli saham perusahaan sudah pasti untung. Untuk itulah perlu memperhitungkan potensial gain dan potensial loss. Capital gain bisa diperoleh dalam jangka panjang bagi investor yang kurang memperhatikan pasar. Artinya, membeli sebagai investasi saham dan tabungan masa depan. Sementara capital loss terjadi dalam jangka waktu singkat, bisa saja kurang dalam seminggu ataupun sebulan.