Senin , Desember 17 2018
Home / Tokoh / Andreas M. Antonopoulos, Sosok Yang Mempopulerkan Bitcoin
Andreas M. Antonopoulos

Andreas M. Antonopoulos, Sosok Yang Mempopulerkan Bitcoin

Dibalik namanya yang besar, Antonopoulos ternyata bukan seorang yang beruntung seperti penggerak popularitas Bitcoin lainnya. Dia bukan seorang milyuner yang menyimpan bitcoin disaat harga masih rendah. Karena kebutuhan yang mendesak, Andreas M. Antonopoulos menjual bitcoin disaat harga mencapai ratusan dolar. Tetapi perjuangannya mengenalkan bitcoin kepada publik tidak hanya sampai disitu, tanpa terhalang masalah ekonomi.

Latar belakang Andreas M. Antonopoulos, seorang pria yang lahir di London dan dibesarkan di Athena. Dia lulus Ilmu Komputer, Komunikasi Data dan Sistem Terdistribusi di Universitas College London. Tahun 2014, Antonopoulos ditunjuk sebagai pengajar Universitas Nicosia, universitas pertama di dunia yang menawarkan gelar Master Digital Currency. Dia mengembangkan kurikulum dan terus mengajar Digital Currency yang dibuka melalui Open Online Course Massive (MOOC).

Antonopoulos dikenal sebagai seorang penulis, pembicara, pendidik, dan ahli blockchain terkemuka di dunia. Popularitasnya dikenal karena pembicaraan sistem pembayaran elektronik yang menggabungkan ekonomi, psikologi, teknologi. Ditahun 2014, Antonopoulos menulis buku panduan inovatif berjudul ‘Mastering Bitcoin‘. Kemudian menyusul ‘The Internet of Money‘ dirilis tahun 2016, dimana volume kedua dirilis tahun 2017 telah terjual ribuan kopi pada bulan pertama. Dan di tahun 2018, Antonopoulos menerbitkan buku berjudul ‘Mastering Ethereum‘.

Andreas M. Antonopoulos

Sejak tahun 1990, Antonopoulos telah mengenalkan diri kepada publik sebagai seorang pendidik dan pembicara. Hingga hari ini, lebih dari 1000 acara dan dia adalah salah satu pembicara bitcoin paling dicari di dunia. Keahlian Antonopoulos dapat menjelaskan kompleksitas teknologi yang jauh jangkauannya dari pemikiran manusia.

Baca juga: Sejarah Kecerdasan Buatan Dipopulerkan Ilmuwan Sejak Perang Dunia

Kemudian awal karirnya bergabung pada perusahaan riset teknologi di New York. Antonopoulos telah menyarankan puluhan perusahaan untuk mengamankan jaringan, pusat data, dan cloud komputing. Lebih dari 200 artikel telah dipublikasikan dalam bentuk cetak dan sindikasi di seluruh dunia.

Baca juga: Si Kembar Winklevoss Keluar Angkasa Dari Hasil Bitcoin

Pada tahun 2012, Antonopoulos mulai tertarik dengan teknologi blockchain Bitcoin. Dia meninggalkan pekerjaannya sebagai konsultan Freelance dan mulai berbicara di konferensi tentang Bitcoin. Membuka konsultasi untuk startup dan menulis artikel secara gratis untuk mendukung perkembangan blockchain.

Karir Antonopoulos semakin dikenal dunia sejak mulai diwawancarai di BBC, Bloomberg Business, CNN, The Economist dan Forbes. Dia penulis artikel dan postingan blog yang dipublikasikan secara luas, termasuk Podcast Bitcoin Let’s’s Talk. Dia juga seorang pembicara yang sering diundang untuk tampil di konferensi teknologi dan keamanan jaringan di seluruh dunia.

Antonopoulos juga berpendapat bahwa ETF Bitcoin dan Bitcoin Investment Trust adalah ide buruk yang berdampak pada ekosistem. Walaupun dia mempercayai bahwa itu akan terjadi suatu hari nanti, dimana drama ETF Bitcoin mengharapkan agar harga bisa naik tetapi kemungkinan akan ada risiko manipulasi harga.

ETF membantu pelaku pasar dengan kekuatan pasar yang besar untuk menentukan harga aset di luar ETF. Antonopoulos menolak adanya ETF Bitcoin karena investor ETF tidak mendapatkan kesempatan yang sama seperti pemegang mata uang digital. Keputusan tunggal dan private key hanya dipegang pelaksana ETF. Tidak ada kesempatan investor untuk memindahkan aset, apalagi dalam kasus hardfork.

Baca juga: Benarkah Jihan Wu Menguasai Jaringan Bitcoin Dunia?

Pada bulan Desember 2017, Andreas M. Antonopoulos menerima sumbangan lebih dari 100 bitcoin dari ribuan pengikutnya. Hal ini terjadi setelah Roger Keith Ver memposting melalui Twitter pada 5 Desember 2017. Total sumbangan yang diterima saat itu berkisar 1,3 juta dolar AS dalam bentuk BTC.