Sabtu , November 17 2018
Home / Kripto / 7 Indikator Trading Bitcoin Dan Altcoin Paling Akurat
Indikator Trading Bitcoin

7 Indikator Trading Bitcoin Dan Altcoin Paling Akurat

Dalam trading cryptocurrency, tentunya tidak terlepas dari indikator trading bitcoin dan altcoin. Signal ini merupakan alat yang paling ampuh untuk menentukan tren pasar, kripto mana saja yang harus dibeli dan dijual untuk mendapatkan profit maksimal.

Indikator diperluukan sebagai alat yang memberikan informasi mengenai kondisi pasar yang terjadi saat itu. Sebagian besar prediksi harga pasar cryptocurrency menggunakan indikator untuk menentukan posisi buy atau sell. Indikator trading bitcoin mampu memberikan pemetaan informasi untuk menentukan strategi yang tepat.

Indikator Trading Bitcoin Paling Akurat

Ada banyak indikator yang bisa digunakan yang jumlahnya mencapai puluhan, bahkan ratusan dalam model advance. Seluruh indikator ini bisa digunakan untuk analisa teknikal cryptocurrency. Tetapi hany sebagian saja yang dikategorikan sebagai indikator trading bitcoin paling akurat. Beberapa diantaranya sebagai berikut:

1. MACD (Moving Average Convergence/Divergence)

MACD adalah indikator populer yang digunakan dalam analisis teknis. Indikator berguna untuk mengidentifikasi aspek seluruh tren, terutama momentum arah tren, dan durasi. MACD sebenarnya adalah kombinasi dari dua jenis indikator berbeda. Indikator ini mengambil perbedaan nilai antara dua Moving Averages (MACD Line) dan EMA dari Moving Average (Garis Sinyal). Serta plot yang membedakan antara dua garis sebagai histogram yang berosilasi diatas dan dibawah garis nol pusat.

2. Ichimoku Cloud

Ichimoku Cloud atau Ichimoku Kinko Hyo, adalah indikator yang paling populer dan fleksibel dalam kegiatan trading. Indikator ini menampilkan dukungan dan resistensi, momentum dan arah tren. Indikator ini dikembangkan oleh Goichi Hosoda, seorang jurnalis yang mengembangkan teknik analisis pada akhir 1960-an.

Kita bisa mendapatkan gambaran jelas tentang pergerakan harga dalam sekejap. Keunggulannya bisa mengidentifikasi arah tren, mengukur momentum dan peluang trading berdasarkan garis crossover. Ichimoku Cloud terdiri dari lima baris, dimana setiap baris mewakili interval waktu yang berbeda.

3. Relative Strength Index (RSI)

Relative Strength Index (RSI) adalah osilator momentum yang mengukur kecepatan dan perubahan pergerakan harga. Indikator ini digunakan oleh para trader untuk mendapatkan instrumen overbought atau oversold.

Baca juga: Cara Investasi Cryptocurrency Paling Mudah Dan Aman

4. Parabolic Stop And Reverse (SAR)

Parabolic SAR (SAR) adalah analisis teknis waktu dan harga yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi penghentian (Stop) dan pembalikan (Reverse). Perhitungan indikator ini akan menciptakan parabola harga selama Trend Bullish dan Bearish.

5. Bollinger Bands (BB)

Bollinger Bands terdiri dari tiga garis band yang diplot dengan harga. Garis di tengah biasanya Simple Moving Average (SMA) 20 hari yang berfungsi sebagai Upper dan Lower Bands. Indikator ini untuk mengukur volatilitas dengan mengamati hubungan antara band dan harga. Bollinger Bands merupakan instrumen analisis teknis yang sangat populer yang dibuat oleh John Bollinger tahun 1980-an.

6. Stochastic Oscillator (STOCH)

Stochastic Oscillator adalah osilator momentum jangkauan terbatas yang dirancang untuk menampilkan lokasi penutupan. Kemudian dibandingkan dengan rentang tinggi/rendah selama periode yang ditentukan. Biasanya indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi level Overbought dan Oversold. Juga digunakan untuk menemukan divergensi, mengidentifikasi sinyal Bull dan Bear.

7. Pivot Point

Analisis Pivot Point adalah teknik untuk menentukan level yang bereaksi terhadap harga, cenderung sebagai support atau resistance dan bisa menjadi titik balik. Pivot Point biasanya digunakan oleh trader harian, dimana jenisnya adalah Traditional, Fibonacci, Woodie, Classic, Camarilla dan DeMark. Tehnik ini menggunakan variasi harga yang signifikan diantaranya harga tertinggi, terendah, pembukaan dan penutupan harga.

Baca juga: Aplikasi Signal Bitcoin Dan Altcoin Gratis Paling Mudah

Indikator inilah yang paling umum digunakan oleh trader untuk menentukan jual beli cryptocurrency. Masih banyak lagi yang tidak disebutkan, tetapi dalam kripto indikator diatas dianggap sebagai indikator trading bitcoin paling akurat.