Kamis , November 15 2018
Home / Investasi / 4 Pola Candlestick Paling Akurat Open Close Posisi
Rahasia Bollinger Band

4 Pola Candlestick Paling Akurat Open Close Posisi

Dalam perdagangan digital, keberadaan candlestick sangat menentukan apakah kita bisa mendapatkan profit. Secara umum, candlestick merupakan alat teknis yang mengumpulkan data beberapa waktu ke dalam batang tunggal. Tehnik ini membantu trader lebih mudah untuk menganalisa signal open-high dan low-close. Kemudian membuat garis sederhana yang menghubungkan titik harga penutupan. Cara membaca pola candlestick paling akurat tidak sulit, terutama 3 bar yang paling menentukan.

Candlestick merupakan pengkodean warna yang ditambahkan kedalam trading tools. Tehnik ini awalnya diciptakan oleh seorang pedagang beras abad ke-18 asal Jepang. Kemudian Steve Nison menuliskan pola candlestick kedalam buku berjudul ‘Japanese Candlestick Charting Techniques’ yang populer di tahun 1991. Sejak saat itu, trader mulai mengidentifikasi lusinan formasi yang memiliki warna gelap dan terang untuk menandai bearish dan bullish. Candlestick kemudian dijadikan sebagai strategi perdagangan jangka panjang dan pendek.

4 Pola Candlestick Paling Akurat

Perlu diketahui, bahwa tidak semua candlestick bekerja dengan baik sesuai data yang terkumpul. Data yang diperoleh trader melalui platform trading harus didukung dengan jaringan yang handal dan cepat. Analisa candlestick digunakan untuk menjebak harga terendah dan menjual di harga tertinggi. Pola ini sangat menentukan dalam perdagangan jangka panjang dan jangka pendek.

Setidaknya ada 4 pola candlestick yang memiliki kinerja sangat baik dan paling sering muncul di platform trading cryptocurrency. Pola bar yang muncul digunakan untuk memprediksi harga dan sangat sensitif terhadap waktu. Cara membaca candlestick akan membantu perdagangan harian, mingguan dan bulanan.

1. Abandoned Baby

Pola candlestick pembalikan muncul di titik terendah dalam down-trend. Kesenjangan ini tampak ketika perdagangan berikutnya gagal, sehingga muncul sebuah Doji dengan pembukaan dan penutupan harga yang sama. Kemudian gap (kesenjangan) menuju bullish pada bar ketiga melengkapi pola. Doji berbentuk tunggal dan terlihat seperti tanda silang atau tanda plus. Doji ini menggambarkan kebimbangan sisi pembeli dan penjual, harga tidak berubah, keduanya merasa buntu. Sebuah momen tren turun atau naik sangat ditentukan pada titik ini. Abandoned Baby memprediksi adanya pemulihan harga berlanjut dan bisa saja memicu uptrend. Tingkat akurasi pola ini bisa mencapai 70 persen uptrend.

Pola Candlestick Abandoned Baby

Baca juga: Cara Membaca Stochastic Oscillator

2. Three Line Strike

Ditandai dengan tiga garis bearish yang disambut dengan tiga bar bullish. Bar ke-empat menandai pembalikan harga yang terus diikuti 2 bar bullish yang berurutan. Pola ‘Three Line Strike’ mampu memprediksi harga yang lebih tinggi dan tingkat akurasi bisa mencapai 84 persen.

pola candlestick, Three Line Strike

Baca juga: Cara Membaca Indikator MACD, Setting Akurat Dan Terbaik

3. Evening Star

Pola ini menandakan bearish, candlestick dimulai dengan bar tinggi yang menciptakan uptrend. Kemudian perdagangan selanjutnya gagal yang menghasilkan bar kecil. Bar ketiga melengkapi pola Evening Star yang menandakan penurunan akan berada diposisi terendah. Akurasi pola ini bisa mencapai 70 persen pasar downtrend.

candlestick Evening Star

4. Two Black Gapping & Crows

Pola candlestick ini ditandai dengan bearish yang muncul setelah bar paling atas atau uptrend. Gap down menghasilkan dua bar yang mengandung data harga rendah. Pola ini memprediksikan penurunan akan berlanjut ke titik terendah dan memicu tren turun. Pola ‘Two Black Gapping’ memprediksi harga lebih rendah dan tingkat akurasi mencapai 68 persen. Sementara pola ‘Three Black Crows’ tidak jauh berbeda, bearish dimulai dari puncak uptrend.

pola candlestick Two Black Gapping

Baca juga: Apa Itu Arbitrase Bitcoin? Trik Dan Strategi Profit Altcoin

Masih ada beberapa pola lain yang paling sering membuat trader merugi. Terutama dalam perdagangan harian, mereka terjebak di uptrend yang mengarah pada Evening Star ataupun Three Black Crows. Pola-pola ini yang paling sering muncul di platform trading, jadi sebaiknya perhatikan cara membaca pola candlestick sebelum berinvestasi.