Sabtu , November 17 2018
Home / Aplikasi / 3 Cara Membuat Wallet Ethereum Paling Aman Dan Mudah
3 Cara Membuat Wallet Ethereum

3 Cara Membuat Wallet Ethereum Paling Aman Dan Mudah

Ethereum merupakan blockchain yang paling banyak digunakan untuk mengeluarkan token dan membangun dApps. Blockchain Ethereum memiliki mata uang kripto yang disebut Ether (ETH), dan ribuan token ada didalamnya. Ada 3 cara membuat wallet Ethereum untuk menyimpan Ether (ETH) dan ribuan token ERC20. Wallet ini dikenal paling aman dan paling banyak digunakan.

Banyak orang menduga, wallet Ether (ETH) yang tersedia di bursa kripto bisa digunakan untuk menyimpan token Ethereum. Umumnya alamat wallet yang digunakan pada cryptocurrency exchange hanya untuk satu kripto saja. Sementara untuk token lain diberikan alamat berbeda, ini yang membuat token airdrop dan pembelian ICO tak pernah didapatkan.

3 Cara Membuat Wallet Ethereum

Wajar jika token tidak pernah masuk jika memakai wallet bursa kripto. Kecuali desentralisasi exchange, bursa ini menggunakan satu wallet Ethereum. Secara otomatis akan membaca seluruh koin dan token yang ada didalamnya.

Wallet Ethereum mana saja yang paling mudah dan baik dari segi keamanan? Berikut 3 cara membuat Wallet Ethereum untuk koin Ether dan token.

1. MyEtherWallet (MEW)

MyEtheWallet (MEW) telah digunakan oleh mayoritas anggota komunitas Ethereum diseluruh dunia. Wallet ini terkenal sangat aman dan dikelola secara open source. Tidak ada penggunaan password, seluruhnya hanya mengandalkan alamat wallet dan private key.

Perlu diingat, ketika mendaftar di website ini, pastikan menyimpan dan menyalin alamat wallet beserta private key. Tanpa ini, seluruh aset yang berada didalamnya akan menjadi harta karun MyEtheWallet. Sebagai backup manual, print pada selembar kertas dan simpan berserta surat-surat penting dirumah Anda.

2. MetaMask

MetaMask termasuk salah satu aplikasi yang sangat dibutuhkan trader. Wallet ini digunakan untuk menghubungkan desentralisasi exchange dan wallet Ethereum. MetaMask menyediakan penyimpanan koin Ether dan token Ethereum, selain itu juga bisa mengimpor aset MyEtheWallet. Simpan alamat wallet dan private key dengan baik, wallet ini sama seperti MEW.

MetaMask sangat mudah digunakan, cukup dengan menginstal addon pada browser Chrome ataupun Firefox. Aplikasi ini paling sering digunakan untuk pembelian, misalnya dalam permainan game dan exchange. Pengguna ForkDelta dan EtherDelta pastinya memiliki addon yang satu ini.

3. SelfKey (KEY)

Aplikasi SelfKey baru saja diluncurkan tahun 2018, tetapi kemampuan dalam hal privasi bisa diakui dan cukup memuaskan. Aplikasi ini diunduh kemudian instal pada perangkat komputer Anda. Untuk mengaksesnya harus menggunakan password ketika membuka aplikasi.

Baca juga: Mengenal Konsensus Blockchain, Aturan Dalam Jaringan

Proyek SelfKey tidak hanya menyediakan penyimpanan Ethereum, tetapi juga akan menyediakan bursa kripto tersendiri. Aplikasi dibangun dengan konsensus sendiri yang berjalan pada jaringan Ethereum. Selain itu, kita juga diberikan alamat Ethereum dan private key yang bisa digunakan untuk mengakses melalui website.

Baca juga: Bitcoin Exchange Indonesia Terpercaya, App Ini Paling Dikenal

Nah, 3 cara membuat wallet Ethereum diatas bisa mengamankan aset kita dengan aman. Tidak ada lagi salah kirim token ke wallet bursa kripto. Setiap token bernilai, maka sudah sepantasnya mendapatkan perhatian khusus.